Langsung ke konten utama

Postingan

KILLER JOY

Tanggal 40, Bulan Aleph, Tahun Kocheng 4000 US Yuan Di sebuah antrian kasir minimarket bernama Indomamat "Mamah, mamah, aku mau telor-teloran itu" ronta seorang bocah kelas 1 SD kepada orangtuanya. Ia menunjuk kepada "telur sultan" bernama Kinder Joy yang mejeng angkuh di depan kasir.   "Apaan njir... Itu mah racun tikus nak! Bahaya nanti kamu mati" "Ta... tapi si Salsa bawa bekal itu dan makan di sekolah" bantah si anak. "Heh! Salsa itu punya ilmu kebal kayak bapaknya. Kalo bocah kaya kamu punya ilmu bebal bukan kebal. Bisanya mewek kayak bebek hahaha " umpat si emak dengan keras sehingga menghebohkan seisi minimarket. " Huuuuaaaaa...   Mamah jwahaaadddsss!! Hwwwaaaa " Melihat hal itu, aku yang berada di posisi paling depan segera membeli Kinder Joy. Aku membuka kemasannya dan berjalan menuju bocah berisik itu. " Sluuurrrpp... Oh... Sluurrrpp... Wennnaaqq... Sluurrrpp... Ohhh... " Ternyata ak...

Unboxing Hotel Kapsul di Jakarta Seharga Kurang dari 100k!

Sumber: dream.co.id Mungkin belum terlampau banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan hotel kapsul. Bahkan tak sedikit orang-orang yang sudah mengenalnya saja merasa phobia  untuk tidur di kamar berukuran tak jauh beda dengan laci mayat.  Konsep hotel kapsul pertama kali diciptakan di Jepang untuk para pekerja lembur dan harus bekerja lagi di esok pagi. Maklum saja tamu seperti mereka hanya butuh tidur dan mandi, sehingga harga yang dipatok jauh lebih murah daripada hotel biasa. Namun dalam perkembangannya, hotel kapsul sangat dibutuhkan juga bagi para pelancong atau pelaku bisnis dengan  budget rendah. Meski dibuka sejak tahun 1970an, konsep hotel kapsul baru pertama masuk ke Indonesia pada tahun 2017. Tepatnya di Grand Whiz Trawas, Mojokerto. Disusul dengan hotel kapsul lainnya seperti Bobobox, Indonesia Capsule, Inap, Shakti dan sebagainya. Beberapa hari sebelum tulisan ini lahir, saya menghabiskan rasa penasaran dengan hotel ini. Awalnya saya ingin ...

Binomo vs Klinik Tong Fang

Akhir-akhir ini sering bermunculan iklan yang menurut saya bikin cringe di youtube. Ya, iklan yang mempromosikan sebuah perusahaan menggiurkan yang menjanjikan penggunanya dapat menghasilkan uang tanpa keluar rumah. Kebanyakan orang menyebutnya sebagai perusahaan  trading  atau jual beli mata uang secara online. Namun tak sedikit pula masyarakat yang menyebutnya sebagai perjudian dan jauh dari kata  trading.  Si pemeran iklan mengaku seorang trader profesional bernama Budi Setaiwan ( e h Setiawan). Konon ia meraih segala kekayaan berupa properti (dengan dikelilingi 2 orang cewek) dalam kurang dari satu tahun. Orang itu juga mengatakan dirinya tak mengetahui tentang bursa, saham, ataupun itu. Namun si Budi merasa terinspirasi dari film The Wolf of Wall Street yang menceritakan orang-orang yang menghasilkan uang dari ketiadaan. Lelaki berambut jamet itu tak hanya "menghasilkan uang" 1000$ per hari, bahkan hanya butuh waktu 2-3 jam! Ia juga "memperlihatk...

SEDUH SEDIH

Sumber: TripAdvisor Andai seonggok tirani menghampiri sosokmu Maka hunuskan pedangmu Arahkan hingga dalam raganya Tusuklah jantungnya hingga berkecai mendarat di tanah Jika tiada pedang di jubahmu Gerakkanlah tangan dan kaki engkau  Remukkanlah sang tirani hingga bersatu dengan angin Apabila tangan dan kakimu letih nan lunglai Bacalah buku dan seduhlah kopi Merasuklah makna setiap kata Menjamah setiap rasa dan aroma Minum kopi pun melawan!

Impianku untuk Masa Depan Bandung (Chapter 2: Rangkaian KRD)

Sumber: Wikipedia Beberapa pembaca yang berasal dari Pulau Jawa dan Sumatera mungkin sudah tidak asing dengan istilah KRD. KRD sendiri merupakan singkatan dari Kereta Rel Diesel. Namun kenyataannya, istilah ini mengacu pada kereta api berbahan bakar diesel jarak dekat. Atau dapat disebut pula kereta penglaju. Penglaju sendiri  adalah seseorang yang bepergian ke suatu  kota  untuk bekerja dan kembali ke kota tempat tinggalnya setiap hari, biasanya dari tempat tinggal yang cukup jauh dari tempat bekerjanya. Ada 2 buah KRD yang melintasi Bandung Raya. Yakni Bandung Raya dengan rute Padalarang-Cicalengka dan Cibatuan dengan rute Purwakarta-Cibatu. KRD yang pertama digunakan waktu saya kecil yaitu KRD Bandung Raya.  Keadaan rangkaian kereta saat itu sangat kumuh. Banyak dijumpai atapers,  pengamen, gelandangan, banci hingga orang gila.  Akan tetapi, layout interior  rangkaian kereta bisa dibilang lebih leluasa untuk layanan KRD di kota-ko...

Impianku untuk Masa Depan Bandung (Pre-Chapter 2)

Sumber: prfmnews Tahun 2015 saja telah tercatat sekitar   2.481.469 manusia menjadi warga Kota Bandung. Bahkan tahun 2018, diketahui jumlah kendaraan roda dua sebanyak  1.251.080 unit dan  536.973 unit untuk roda empat. Dengan pertumbuhan 11% tahun! (baca:  https://bandung.bisnis.com/read/20181002/549/1114194/pertumbuhan-kendaraan-di-bandung-11-per-tahun  dan  https://bandungkota.bps.go.id/statictable/2017/03/31/18/penduduk-kota-bandung-menurut-kelompok-umur-dan-jenis-kelamin-tahun-2015.html . Belum lagi kawasan Bandung Raya lain seperti Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Sumedang bagian barat daya (Kecamatan Jatinangor, Cimanggung, Tanjungsari dan Sukasari). Memilki kendaraan adalah hak setiap masyarakat. Asalkan memenuhi asas-asas hukum agama, negara dan norma masyarakat yang tidak saling bertentangan. Semakin banyak penduduk, maka semakin tinggi pengguna kendaraan di suatu daerah. Mengingat Bandung Raya kini menjadi kibl...

Impianku untuk Masa Depan Bandung (Chapter 1)

Setelah Rasulullah menginjakkan kakinya di Madinah, bangunan pertama yang dibangun umat Islam adalah masjid. Bukan istana. ----- Sebagai seorang muslim, saya ingat seperti yang dikatakan mamah. Sedari kecil saya selalu menghitung ada berapa masjid yang dilewati. Hal itu sering dilakukan saat melakukan perjalanan jauh.  Menurut situs sistem informasi masjid (SIMAS), jumlah masjid di Kota Bandung saja tercatat sebanyak 2256 buah! Sangat menggambarkan bahwa masyarakat kota ini bermayoritas pemeluk Islam yang taat.  Namun, sepanjang menempuh perjalanan hidup di Kota Bandung, saya merasa jarang melihat masjid yang berada di pinggir jalan besar. Khususnya di pusat kota. Kebanyakan berada di dalam gang sempit. Sangat sulit menemukan parkir motor apalagi mobil. Hal ini membuat sebagian muslim terutama supir taksi atau ojol semakin terhalang untuk shalat berjamaah tepat waktu. Akan tetapi, tidak jarang terdapat bangunan yang kosong atau tidak terpakai di pinggir...